Category — Yuswohady Book Club
Book This Week: The Momentum Effect
Judul: The Momentum Effect: How to Ignite Exceptional Growth
Penulis: J.C. Larreche
Halaman: 352
Penerbit: Wharton School Publishing; 2008
Harga: $29.99
Petumbuhan fantastis dalam jangka panjang (exceptional growth) adalah dambaan setiap perusahaan. GE, BMW, atau Apple setalah Steve Jobs menjadi nakhoda, menikmati exceptional growth ini. Pertumbuhan itu “exceptional” karena, pertama, laju pertumbuhannya fantastis. Kedua, karena pertumbuhan fantastis tersebut berkualitas tak hanya dari sisi “top line” alias omset, tapi justru yang lebih penting adalah ”bottom line” alias profit.
J.C. Larreche, penulis buku ini, berargumentasi bahwa exceptional growth itu bukanlah terjadi kebetulan, tetapi melalui sebuah strategi dan proses yang sistematis untuk menciptakan apa yang disebutnya “momentum effect”. Dengan menjalankan “momentum strategy”, perusahaan akan mampu menghasilkan potensi pertumbuhan luar biasa yang tak bakal didapatkan melalui strategi efisiensi konvensional atau strategi kompetitif biasa. [Read more →]
September 18, 2008 7 Comments
Book This Week: Sekuel Kelima Geoffrey Moore
Judul: Dealing with Darwin: How Great Companies Innovate at Every Phase of Their Evolution
Penulis: Geoffrey A. Moore
Halaman: 304
Penerbit: Penguin, 2008 (Paperback)
Geoffrey Moore adalah pakar yang piawai dalam “menjual” konsepnya. Untuk menjadi strategy thinker sekelas Michael Porter atau Gary Hamel dia hanya cukup menciptakan satu model yang kemudian “dieksploitasinya” habis-habisan. Model legendaris yang dikenal luas sebagai technology-adoption lifecycle itu hingga kini menjadi “cash cow” yang menjadi dasar bagi buku-buku larisnya, mulai dari Crossing the Chasm, Inside the Tornado, The Guerrilla Game, Living on the Fault Line, dan buku terakhirnya yang terbit akhir tahun 2005 lalu Dealing with Darwin.
Kalau Anda membaca empat bukunya yang lampau, Anda akan mendapati Moore mengupas satu-persatu kelima fase yang ada dalam technology-adoption lifecycle rekaannya yaitu: early market, growth market, mature market, declining market, dan end of life. Setelah keseluruhan fase habis dikupas, apakah kemudian Moore pindah ke lain hati dengan menciptakan model baru? Celakanya tidak! Moore tak pernah kehilangan akal untuk menjadikan modelnya itu sebagai “sapi perahan” untuk buku-bukunya selanjutnya. [Read more →]
June 23, 2008 No Comments










