E=wMC2 | Marketing Becomes Horizontal
Random header image... Refresh for more!

Category — Bisnis Indonesia

CROWD

Dear Crowdsters,

Berikut ini adalah artikel saya di Harian Bisnis Indonesia  Minggu 9-11, 2009 berjudul CROWD yang diadaptasi dari buku CROWD: “Marketing Becomes Horizontal”.

McCain vertikal; Obama horizontal!!!
Ensiklopedia Britannica vertikal; Wikipedia horizontal!!!
Windows vertikal; Linux horizontal!
Internet Explorer vertikal; Firefox horizontal!!!
Websites vertikal; blog horizontal!!!
Awas…horizontal menggusur vertikal!!!

Obama menggusur McCain;

Wikipedia menggusur Britannica;

Linux menggusur Windows;

Firefox menggusur Internet Explorer;

blog menggusur websites.

Siapa menyusul?

Makin banyaknya ‘korban berjatuhan’ akibat arus besar horizontalization di atas, semakin meyakinkan saya bahwa kita telah memasuki dunia yang sama sekali baru: “A whole new world.” NEW world with NEW rules of the games. NEW world with NEW formula of success.


[Read more →]

January 9, 2009   3 Comments

Transformasi Perusahaan Keluarga

* Dimuat di Harian Bisnis Indonesia bulan Desember 2003

Perusahaan keluarga adalah sebuah entitas bisnis yang memiliki karakteristik unik yang tidak dimiliki oleh perusahaan pada umumnya. Karena karakteristik yang unik ini, pengelolaan dan transformasi perusahaan keluarga memiliki pola yang unik pula. Perusahaan keluarga umumnya memiliki visi jangka panjang yang solid karena adanya kepemilikan dan komitmen jangka panjnag yang jelas. Perusahaan keluarga umumnya juga memiliki fleksibilitas dan kecepatan pengambilan keputusan yang tinggi karena perusahaan dikelola oleh manajer-manajer yang sekaligus menjadi pemilik. Dan yang terakhir, loyalitas, kedekatan, dan kecintaan para pengelola kunci perusahaan keluarga umumnya demikian tinggi sehingga kohesivitasnya juga demikian tinggi.

Mengenai yang terakhir ini, barangkali menarik pernyataan yang dikemukakan Sigmund Freud, seorang psikolog terkemuka.  Kata Freud, ada dua faktor kunci untuk mencapai hidup yang sempurna yaitu: “to love” (“lieben”) dan “to work” (“arbeiten”). Pernyataan tersebut juga bisa diartikan bahwa kesempurnaan hidup seseorang akan terwujud jika dua hal yaitu “saling mencintai di dalam keluarga”dan “bekerja” tersatukan. Kalau keluarga dan kerja adalah segalanya bagi hidup kita, bisa kita bayangkan betapa kokoh dan solidnya sebuah entitas yang mampu menggabungkan keduanya, dan entitas itu tak lain adalah perusahaan keluarga. [Read more →]

August 13, 2008   3 Comments