Di Banyuwangi, Setiap Lokasi Adalah Destinasi

“Di Banyuwangi, setiap lokasi adalah destinasi; dan setiap program Pemkab adalah atraksi,” begitu kata Pak Azwar Anas, Bupati Banyuwangi. Nyleneh kan? Alasannya, karena ekonomi Banyuwangi berfokus pada pariwisata (tourism-focused economy) maka apapun aktivitas yang dilakukannya harus bisa mendatangkan turis sebanyak mungkin. Karena itu setiap tempat di Banyuwangi harus dibikin sedemikian rupa agar bisa menjadi “destinasi […]
Anti-Mainstream Marketing: Downloadable Ebook

Selama 10 tahun terakhir Banyuwangi berhasil bertransformasi dari daerah yang dikenal dengan citra buruk “KOTA SANTET” menjadi kota yang maju dan modern “KOTA INTERNET” dengan mengandalkan sektor pariwisata sebagai CORE ECONOMY-nya. E-book ANTI-MAINSTREAM MARKETING menyarikan 20 JURUS MARKETING untuk mengubah Banyuwangi di bawah visionary leader ABDULLAH AZWAR ANAS. Berikut ini EBOOK nya, silahkan donlot:
Every Business Is Crowd Business

Tiga hari lalu saya ngobrol dengan Pak Awaluddin, CEO PT Angkasa Pura 2 pengelola 19 bandara di tanah air. Saya kenal Pak Awal sudah lebih dari 10 tahun lampau saat masih di Telkom. Sejak awal saya tahu Pak Awal memiliki “disruptive thinking”. Kenapa? Karena sejak 20 tahun lalu Telkom sudah “dibantai” oleh gonjang-ganjing disrupsi, jauh […]
Tourism-Centered Economy 4.0

Dua minggu ini ada dua kejadian yang memunculkan ide dari tulisan ini. Pertama saat menghadiri Rakornas Kementerian Pariwisata (28/2) dimana Menpar berkomitmen untuk mengimplementasi Tourism 4.0 Kedua saat minggu ini (8/3) diundang Bupati Banyuwangi menghadiri penandatanganan MOU antara Kabupaten Banyuwangi dengan PT Inka yang menggandeng salah satu perusahaan KA terbesar di dunia asal Swiss, Stadler […]
2018: Tanpa Resolusi Akhir Tahun

Tahun ini saya tidak lagi melakukan resolusi akhir tahun. Ya, karena bertahun-tahun sebelumnya selalu melakukan resolusi akhir tahun, tapi hal rutin selalu terjadi: gagal, gagal, dan gagal lagi. Karena setiap kali gagal, maka akhirnya saya sampai pada satu kesimpulan bahwa resolusi akhir tahun adalah omong kosong belaka. Tapi kita kan perlu menutup tahun dengan melakukan […]
Remote Influence

Salah satu seni dalam memimpin adalah melalui kemampuan memotivasi pegawai. Ketika seorang pemimpin mampu memengaruhi anak buahnya untuk melakukan arahannya, maka tanpa harus diawasi terus-menerus dan tanpa harus bertemu, pegawai tersebut akan selalu bekerja sebaik-baiknya. Mereka akan selalu merasa diawasi meskipun tidak bertemu atasannya sehingga akan menghasilkan kinerja terbaik. Inilah yang disebut: remote influence. Selama […]
Brand in Crisis
Minggu lalu untuk kesekian kali kita dikejutkan oleh berita tak mengenakkan mengenai Lion Air. Kepolisian Resort Bandara Soekarno Hatta membongkar sindikat porter Lion Air yang kerap mencuri barang berharga di bagasi penumpang. Tak tahu kenapa, berita buruk silih berganti menimpa maskapai terbesar hingga brand reputation-nya kian terpuruk. Akhir Desember lalu maskapai ini terkena skandal memalukan […]
Great M-S Team
“Teamwork is the fuel that allows common people to attain uncommon results” Andrew Carnegie Sebuah tim marketing-sales (M-S) yang solid adalah impian setiap organisasi. Persis seperti dibilang Andrew Carnegie, dengan tim M-S yang solid potensi masing-masing marketer-sales di dalam tim saling mengisi, berkolaborasi, dan bersinergi membentuk kekuatan maha dahsyat, bergulung-gulung layaknya luncuran bola salju yang mendongkrak […]
Marketing vs Sales
Orang marketing dan sales yang sama-sama bertanggung jawab di garda depan perusahaan memang dua ”mahluk” yang beda 180 derajat. Itu sebabnya mereka tak pernah akur. Orang sales sering menuding orang marketing itu kerjaannya menghabiskan duit (alasannya macam-macam: untuk promosi lah, untuk building brand lah, untuk customer research lah. Padahal orang sales sudah habis-habisan banting tulang […]
Near Win
Kesuksesan adalah racun. Ya, karena begitu kita mencapai puncak sukses, kita cenderung terjangkit penyakit puas diri dan kemapanan. Kita cenderung terjebak pada perangkap kenyamanan. Kita menjadi “penikmat” prestasi masa lalu, dan tak lagi menjadi “pejuang” capaian masa depan. Dalam kondisi ini sense of crisis hilang, sense of striving pupus, daya kreasi dan imajinasi pun kemudian […]