:)
: ) Adalah dua karakter huruf, yang paling sering saya tulis di Twitter. Setiap kali saya ucapkan terima kasih kepada follower, saya selalu tulis tx:). “tx” adalah bahasa Twitter saya untuk “thanks”. Setiap kali hari Jumat ada teman yang merekomendasikan saya untuk di-follow, yup “folllow Friday” (#FF), saya selalu balas dengan tx:) atau cukup : ). Setiap kali ada teman yang me-mention saya dan memberikan konten yang menarik (quotes dari tokoh-tokoh hebat, tips, kultwit, dll.) saya selalu membalasnya dengan : ). Bahkan di setiap twit yang saya tulis sejauh mungkin saya menyematkan : ) di akhir twit.
Barangkali kebanyakan tweeps menganggap remeh : ). Gampang saja, tinggal pencet : dan ), maka follower tahunya Anda sedang berbunga-bunga bertabur senyum. Bahkan ketika sesungguhnya Anda sedang bermuram durja, marah, benci, nggak rela, iri-dengki, dengan gampang Anda bisa bersembunyi di balik dua karakter huruf itu. Dengan : ) Anda bisa obral senyum di Twitter, walaupun sesungguhnya senyum itu palsu dan kosmetik. Nggak masalah, toh siapapun di Twitter tak ada yang tahu.
LPH: Love, Peace, Happiness
Saya tidak!!! Saya sangat serius dengan : ). Bagi saya : ) punya makna yang teramat dalam. Bagi saya : ) adalah simbol dari: love, peace, dan hapiness; sebut saja LPH. Ia merupakan ungkapan keikhlasan menyebarkan rasa cinta-kasih, spirit kedamaian dan ketulusan, dan aura kebahagiaan yang rahmat. Ketika saya menyematkan : ) dalam twit-twit saya, maka saya percaya twit tersebut punya “roh” karena dilandasi oleh spirit LPH.
Karena itu bagi saya : ) bukanlah sekedar ekspresi fungsional (agar terlihat “selalu tersenyum” di mata followers dan friends), tapi sudah merupakan ekspresi spiritual. Dengan : ) saya berharap setiap orang yang membacanya akan “kesetrum” oleh energi LPH. Dengan : ) saya berharap para followers terkontaminasi dan terasuki oleh virus LPH. Itu sebabnya, setiap kali mengetik : ) di Twitter, nurani saya bergetar.
Kenapa love, peace, dan hapiness. Karena saya percaya Twitter bisa menjadi katalis terbentuknya dunia yang sarat cinta, damai, dan bahagia seperti yang diimpikan John Lennon lebih 40 tahun lalu. Kata John: Imagine there’s no countries, it isn’t hard to do / No need to kill or die for and no religions too / Imagine all the people / Living life in peace.
Saya percaya komunitas Twitter akan menjadi model dari sebuah masyarakat madani yang ditaburi cinta kasih dan kedamaian: tak ada orang yang mencela sesama; tak ada yang memfitnah sesama; tak ada yang mensomasi sesama; tak ada diktator yang lalim seperti Hitler dan Moamar Kadafi; tak ada bom Bali; tak ada anggota DPR yang maling uang rakyat. Twitter adalah model dari love society: masyarakat penuh cinta.
Saya meyakini, dengan kekuatan wisdom of crowds yang begitu powerful, tak akan ada tempat bagi orang-orang yang culas di Twitter; Tak ada tempat bagi pemfitnah, pembenci, pembohong, penindas, pencoleng, manipulator, dan koruptor di Twitter. Yang ada adalah orang-orang yang hatinya dilumuri cinta, kedamaian, dan kebahagiaan.
Happiness Is Contagious
Kembali lagi ke pertanyaan awal, kenapa saya selalu menulis : ) setiap kali ngetwit? Karena saya percaya bahwa di media sosial seperti Twitter, LPH itu menular. Dr. Niholas Christakis dalam bukunya yang fenomenal Connected (2009), menemukan bahwa cinta dan kebahagiaan itu menular. “If your friends feel happy, he smiles, you smiles, and in the act of smiling you also come to feel happy,” ujarnya. Ketika teman Anda bahagia, maka ia akan tersenyum kepada Anda, Anda pun ikutan tersenyum, dan ikutan ketularan bahagia seperti halnya teman Anda.
Ketika saya menulis : ) di Twitter maka sesungguhnya saya ingin menyebarkan virus LPH kepada warga Twitter yang lain. Ketika saya mengakhiri twit-twit saya dengan : ), maka saya menginginkan agar prinsip-prinsip LPH yang saya pegang dan yakini bisa menular ke warga Twitter yang lain. Mimpi saya, jikalau virus LPH ini sudah menjangkiti setiap insan Twitter, maka saya membayangkan dunia yang diangankan John Lennon di atas akan bisa begitu indah diwujudkan.
You’re a Leader
Prinsip dasar leadership mengatakan: ketika Anda punya follower maka secara otomatis Anda harus menjadi leader. Karena itu perilaku Anda juga harus mencerminkan seorang leader sejati. Semakin banyak follower Anda, maka semakin berat tugas dan tanggung jawab Anda sebagai leader. Karena itu saya mengatakan, ketika Anda memiliki followers di Twitter, maka Anda sah menjadi sosok leader dan harus berperilaku mulia layaknya seorang leader.
Ingat, seorang leader mewarnai follower-nya. Kalau sebagai leader Anda berperilaku bajingan, maka follower Anda akan menjadi bajingan. Ketika sebagai leader Anda menebarkan aura kebencian, maka otak follower Anda akan disesaki oleh spirit kebencian. Ketika sebagai leader Anda menanamkan pesimisme dan keputusasaan maka follower Anda menjadi jiwa-jiwa yang loyo dan rapuh. Tapi sebaliknya, jika Anda bijaksana, follower akan bijaksana; Jika Anda optimis, follower akan optimis; dan jika Anda teduh, maka follower akan diwarnai keteduahan dan keikhlasan.
Karena itu sebagai leader di Twitter, Anda harus menjaga twit-twit Anda, karena cepat atau lambat, langsung ataupun tidak langsung, twit-twit tersebut akan mempengaruhi dan mewarnai follower Anda. Kalau twit-twit Anda dilandasi spirit kebencian, maka follower Anda akan menjadi sosok-sosok pembenci. Kalau twit-twit Anda sarat dengan fitnah, iri-dengki, kepalsuan, kemunafikan, maka follower Anda akhirnya akan menjadi pribadi-pribadi yang kerdil. Namun sebaliknya jika twit-twit Anda bertabur cinta, kedamaian, kebahagiaan, kebaikan, keikhlasan, kebijaksanaan, maka follower Anda juga akan menjadi pribadi-pribadi yang arif-bijaksana.
Saat ini saya punya ribuan follower. Karena itu saya tidak bisa lagi mengelak untuk memainkan fungsi seorang leader. Sebagai leader, saya punya tanggung jawab luar biasa besar kepada setiap follower saya. Saya harus menjaga twit-twit saya agar membawa rahmat bagi mereka. Saya tidak bisa lagi nge-twit seenak perut saya. Karena twit demi twit saya ujung-ujungnya akan mewarnai follower saya apakah mereka menjadi bajingan atau pribadi arif-bijaksana.
Saya punya tanggung jawab luar biasa besar untuk membawa follower saya menjadi pribadi-pribadi yang hatinya dilumuri cinta-kasih, spirit kedamaian, dan aura kebahagiaan. Itu sebabnya saya terus-menerus menyebarkan : ) dalam twit-twit saya.









1 comment
wah cocok ma http://www.senyumkita.com/ ^^
Leave a Comment