<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Horizontal Marketing = &#8220;Bola Liar&#8221;</title>
	<atom:link href="http://www.yuswohady.com/2009/03/22/horizontal-marketing-bola-liar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.yuswohady.com/2009/03/22/horizontal-marketing-bola-liar/</link>
	<description>E=wMC2 &#124; Marketing Becomes Horizontal</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Feb 2012 16:00:51 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: budi herprasetyo</title>
		<link>http://www.yuswohady.com/2009/03/22/horizontal-marketing-bola-liar/comment-page-1/#comment-326</link>
		<dc:creator>budi herprasetyo</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2009 07:37:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.yuswohady.com/?p=546#comment-326</guid>
		<description>nyambung lagi mas yuswo. Dalam jaringan kan ada grosir dan retail. nah mereka ini kan jumlahnya gede tuh mas, dibandingkan dengang jumlah produsen. Terus jenis barangnya juga banyak. Nah kalo untuk mereka ini, seperti yg anda sarankan, facilitating, dan 9 manifesto anda lainnya, apa iya harus nunggu principal. kalo tak pikir kok kelamaan ya mas. Nah ada gak mas cara sederhana supaya mereka (termasuk saya nih  :)  bisa melakukan secara sederhana 10 manifesto itu..thks mas.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>nyambung lagi mas yuswo. Dalam jaringan kan ada grosir dan retail. nah mereka ini kan jumlahnya gede tuh mas, dibandingkan dengang jumlah produsen. Terus jenis barangnya juga banyak. Nah kalo untuk mereka ini, seperti yg anda sarankan, facilitating, dan 9 manifesto anda lainnya, apa iya harus nunggu principal. kalo tak pikir kok kelamaan ya mas. Nah ada gak mas cara sederhana supaya mereka (termasuk saya nih  <img src='http://www.yuswohady.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />   bisa melakukan secara sederhana 10 manifesto itu..thks mas.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yuswohady</title>
		<link>http://www.yuswohady.com/2009/03/22/horizontal-marketing-bola-liar/comment-page-1/#comment-324</link>
		<dc:creator>yuswohady</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Apr 2009 16:39:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.yuswohady.com/?p=546#comment-324</guid>
		<description>mesti harus co-marketing acitivities antara principal dan channel mas, maksudnya, apayang dilakukan channel haruslah align dgn kepentingan principal nggak boleh sendiri2 palagi bertentangan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mesti harus co-marketing acitivities antara principal dan channel mas, maksudnya, apayang dilakukan channel haruslah align dgn kepentingan principal nggak boleh sendiri2 palagi bertentangan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: budi herprasetyo</title>
		<link>http://www.yuswohady.com/2009/03/22/horizontal-marketing-bola-liar/comment-page-1/#comment-321</link>
		<dc:creator>budi herprasetyo</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2009 12:38:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.yuswohady.com/?p=546#comment-321</guid>
		<description>mas yuswo, saya mau tanya nih. kalo di jaringan pemasaran, sepanjang jaringan itu apakah whole saler, agen, sampai retail bisa melakukan horisontal marketing. Maksud saya, tanpa diminta oleh produsen, bila mereka melakukan horinsontal marketing efeknya bagaimana ? Lebih besar mana jika dilakukan oleh produsen atau pihak2 yg berada di sepanjang jalur pemasaran..thanks mas !</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mas yuswo, saya mau tanya nih. kalo di jaringan pemasaran, sepanjang jaringan itu apakah whole saler, agen, sampai retail bisa melakukan horisontal marketing. Maksud saya, tanpa diminta oleh produsen, bila mereka melakukan horinsontal marketing efeknya bagaimana ? Lebih besar mana jika dilakukan oleh produsen atau pihak2 yg berada di sepanjang jalur pemasaran..thanks mas !</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: MarketingKami</title>
		<link>http://www.yuswohady.com/2009/03/22/horizontal-marketing-bola-liar/comment-page-1/#comment-304</link>
		<dc:creator>MarketingKami</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Mar 2009 04:44:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.yuswohady.com/?p=546#comment-304</guid>
		<description>Itulah benefit dari adanya media sosial semacam Facebook...Ia menjadi wahana para customer untuk melakukan kontrol sosial atas produk yang seringkali ditimpali kebohongan...Para marketer kini tak dapat mencegah geliat WOM yang semakin cepat, menjalar ke seluruh lapisan masyarakat..karenanya, kejujuran akan suatu produk adalah harga mati...

Salam kenal Mas, dari kami para pemula di bidang marketing..kalo ada waktu berkunjunglah ke blog kami...makasih mas.hehehe</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Itulah benefit dari adanya media sosial semacam Facebook&#8230;Ia menjadi wahana para customer untuk melakukan kontrol sosial atas produk yang seringkali ditimpali kebohongan&#8230;Para marketer kini tak dapat mencegah geliat WOM yang semakin cepat, menjalar ke seluruh lapisan masyarakat..karenanya, kejujuran akan suatu produk adalah harga mati&#8230;</p>
<p>Salam kenal Mas, dari kami para pemula di bidang marketing..kalo ada waktu berkunjunglah ke blog kami&#8230;makasih mas.hehehe</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: anang</title>
		<link>http://www.yuswohady.com/2009/03/22/horizontal-marketing-bola-liar/comment-page-1/#comment-301</link>
		<dc:creator>anang</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Mar 2009 05:37:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.yuswohady.com/?p=546#comment-301</guid>
		<description>Kita ngomongin kejelekkan karena yang kita omongin itu secara general sebenarnya baik. Makanya kita cari2 jeleknya. Lihat Tukul, ga ada yang jelek2in dia karena memang sudah jelek. Jadi ga ada yang bisa memberikan kepuasan secara utuh kepada pelanggan. Apapun brand kita. 
Tapi pelajaran yang dipetik sama dengan apa yang disampaikan Mas Siwo. WOM ga ada yg bisa kontrol apalagi batasin, dia jalan dengan sendirinya, karena kadang juga WOM menyampaikan yang negatif. Kalo aku lebih lihatnya sebaliknya, justru kadang WOM itu sendiri yang akan mengontrol kualitas produk dan service dari sebuah brand. Kalo ada pelanggan yang banyak seperti Mas Cahyadi, taruhan entar pasti akan ada perbaikan di produk berikutnya. Minimal nutupin kelemahan sebelumnya. Justru itulah customer intelligence sebuah brand. 
Pelajaran kedua, kepercayaan. Building brand itu sama sulitnya dengan building trust. Maka kadang marketer mengabaikan hal ini, lebih baik kulitnya dipercaya bagus daripada capek2 nunjukin kekurangannya. Ga ada yang mau kelihatan ga sempurna to, Mas. So, bagi marketer yg seperti ini, pesen saya, KEMBALILAH KE JALAN YANG BENAR!
Horizontal bagi saya gampang aja kok, kuncinya kita memulai dengan baik, so yakinlah bahwa kita akan mengakhirinya juga dengan baik. Matur nuwun, Mas.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kita ngomongin kejelekkan karena yang kita omongin itu secara general sebenarnya baik. Makanya kita cari2 jeleknya. Lihat Tukul, ga ada yang jelek2in dia karena memang sudah jelek. Jadi ga ada yang bisa memberikan kepuasan secara utuh kepada pelanggan. Apapun brand kita.<br />
Tapi pelajaran yang dipetik sama dengan apa yang disampaikan Mas Siwo. WOM ga ada yg bisa kontrol apalagi batasin, dia jalan dengan sendirinya, karena kadang juga WOM menyampaikan yang negatif. Kalo aku lebih lihatnya sebaliknya, justru kadang WOM itu sendiri yang akan mengontrol kualitas produk dan service dari sebuah brand. Kalo ada pelanggan yang banyak seperti Mas Cahyadi, taruhan entar pasti akan ada perbaikan di produk berikutnya. Minimal nutupin kelemahan sebelumnya. Justru itulah customer intelligence sebuah brand.<br />
Pelajaran kedua, kepercayaan. Building brand itu sama sulitnya dengan building trust. Maka kadang marketer mengabaikan hal ini, lebih baik kulitnya dipercaya bagus daripada capek2 nunjukin kekurangannya. Ga ada yang mau kelihatan ga sempurna to, Mas. So, bagi marketer yg seperti ini, pesen saya, KEMBALILAH KE JALAN YANG BENAR!<br />
Horizontal bagi saya gampang aja kok, kuncinya kita memulai dengan baik, so yakinlah bahwa kita akan mengakhirinya juga dengan baik. Matur nuwun, Mas.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

